Kebijakan Harga BBM

PEMESANAN HUBUNGI 021 - 3030 9122 (ARYU)

Harga Premium Jadi Rp 5.000/Liter, Solar Rp 4.800

Senin, 15 Desember 2008 | 03:00 WIB

Jakarta, Kompas - Pemerintah menurunkan kembali harga bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium dari Rp 5.500 menjadi Rp 5.000 per liter. Harga BBM bersubsidi jenis solar juga diputuskan turun dari Rp 5.500 menjadi Rp 4.800 per liter. Harga BBM bersubsidi jenis minyak tanah tetap pada harga Rp 2.500 per liter.

Keputusan pemberlakuan harga baru premium dan solar ini berlaku sejak 15 Desember 2008 pukul 00.00 waktu setempat.

Tidak seperti keputusan kenaikannya, keputusan penurunan harga ini diumumkan langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono seusai rapat kabinet di Kantor Presiden, Minggu (14/12).

”Jadi, sejak 1 Desember 2008, kami turunkan Rp 1.000 untuk premium dan solar kami turunkan Rp 700,” ujar Presiden.

Dasar pertimbangan diturunkannya kembali harga premium dan solar adalah turun tajamnya harga minyak internasional yang saat ini di kisaran 50 dollar AS per barrel. Momentum itu digunakan untuk menurunkan beban masyarakat dan biaya dunia usaha. Kontribusi penurunan premium dan solar untuk inflasi diperkirakan 0,3-0,5 persen.

”Dengan demikian, daya beli masyarakat dapat terjaga atau meningkat seiring penurunan inflasi untuk mengurangi dampak krisis keuangan global terhadap perekonomian nasional,” ujar Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sri Mulyani.

Jika tahun 2009 harga minyak mentah dunia yang dijadikan dasar pertimbangan penurunan melonjak tajam, kenaikan harganya bisa dilakukan. Namun, harga patokan tertinggi sudah ditetapkan, yaitu Rp 6.000 per liter untuk premium dan Rp 5.500 per liter untuk solar.

Sumber : Kompas.com

HATI – HATI BENSIN “BASI”

Pemesanan hubungi : Aryu 021 3030 9122

Kata basi sendiri bukan karena dioplos bahan lain atau bensin yang beroktan lebih rendah. Bensin basi adalah istilah bahan bakar yang berkurang mutunya. Hal ini bisa terjadi karena salah penyimpanan atau efek perlakuan sehingga menjadi kurang layak dipakai. .(jual penghemat bbm hemat bahan bakar bensin solar jakarta)

Salah kaprah dalam penyimpanan,misalnya bensin disimpan didalam jerry can atau high density plasti, dalam waktu yang singkat akan terjadi proses deteriorasi atau menuju penurunan mutu karena tercemar plastik.

Proses basi lainnya bisa terjadi didalam tangki mobil. Misalnya tangki mobil terlalu sering dibiarkan kosong lantas terjemur matahari atau dingin dimalam hari. hal ini mengundang “evaporasin dan kondensasi”. Hal lain yang perlu dicermati adalah area tutup tangki, apakah karet merekat dengan baik, jangan sampai terkontamisasi udara bebas, selain bensin menguap, kandungan air di udara juga bisa terisap oleh bensin.(jual penghemat bbm hemat bahan bakar bensin solar jakarta)

Bensin adalah bahan kimia, sehingga bisa rusak susunan formulanya. Sehingga tanki bensin mobil yang berkarat berpotensi merusak bensin. Rusak bukan karena karatnya, tapi karena kontaminasi proses oksidasi. Jadi walaupun bensin yang beroktan tinggi seperti pertamax dan pertamax plus bisa juga mengalami basi jika salah dalam penyimpanan  (jual penghemat bbm hemat bahan bakar bensin solar jakarta)

hubungi Aryu 021 - 3030 9122

Berapa seharusnya harga bensin premium dan solar?

Hari ini tanggal 5 Desember 2008 harga minyak mentah turun lagi menyentuh harga $42 - 45. ini sebenarnya kabar gembira buat para pengguna kendaraan. tapi permeritah baru menurunkan 1 kali ke harga Rp 5.500,- sedangkan tetangga kita Malaysia telah menurunkan 5 kali.

Berapa seharusnya harga bensin premium ?

Mari kita hitung

Jika harga minyak di level $ 42 - 45 ,- dengan kurs yang berlaku $ 1 = Rp 12.500,- maka harga untuk bensin seharusnya sampai ke ritel adalah Rp 3.500,- Bila ditambah ppn dan pajak lainnya paling besar harga dipasaran adalah Rp 4.200,- perliternya ssampai ke konsumen

Berapa harga yang ditetapkan pemerintah sekarang Rp 5.500,- berarti berapa subsidi yang dikeluarkan oleh permerintah?? jika harga sehusnya adalah Rp 4.200 tanpa subsidi, kalau permerintah mau memberikan subsidi berarti harga jualnya harus dibawah Rp 4.000,-

Kalau harga yang berlaku sekarang adalah Rp 5.500,- berarti pemerintah tidak memberikan subsidi malahan permerintah untung Rp 1.300,-

memperkenalkan alat penghemat bbm yang telah di diuji di workshop PT.Astra Intl

untuk info jelas tentang produk klik disini

Ternyata Mobil Diesel TIDAK Irit, gunakan zeromax i-charge solusinya

Daya tarik penghemat diesel tak perlu diragukan lagi. Dengan turunya harga Premium yang sama dengan solar maka kocek yang dikeluarkan untu mengisi adalah sama. Tetapi engak selamanya bahwa diesel itu lebih irit, malahan umumnya lebih boros. Kok Bisa ?

Untuk dipakai jarak jauh, diesel memang lebih irit dari bensin. Menjadi lain jika pemakaian pribadi sehari hari bejarak kurang dari 20.000 km/tahun, mendingan kita berhitung dulu, itu pertimbangannya jika mau irit.

Jika kita membeli mobil baru maka harga mobil diesel akan lebih mahal dari pada mobil bensin. Dan biaya perawatannya mesikipun lebih panjang umur pakainya- biaya perawatannya jauh lebih mahal. Ditambah lagi biaya spare part berbanderol dua kali lipat.

perhitungan pertama

Selisih harga mobil bensin dan solar bisa mencapai Rp.10 juta, seandainya uang selisih ini dibelikan bensin maka diperoleh 1.818,18 liter. jika 1 liter mobil bensin bisa menemputh 8 km (1:8) maka uang tadi dapat menjalankan mobil sejauh 14.544 km , nah bila dipakai dalam waktu setahun dengan jarak sekitar 20.000 (jarak rata - rata pemakaian mobil umumnya), artinya enggak usah membeli bensin selama kira - kira 1,8 tahun.

Jika perbandingan perkiraan mobil menempuh jarak 20.000 km, pada mobil berbahan bakar bensin umumnya menempuh jarak 8 km, jadi konsumsi 1:8, maka dalam waktu setahun dapat mengkonsumsi sebanyak 2.500 liter.

Kalau harga bensin Rp 5.500 maka dana yang dibutuhkan untuk membeli bbm sebesar Rp 13.750.00,- dalam setahun. jika selisih harga mobil bensin dan solar Rp 10 juta, maka pemilik mobil bisa menghemat uangnya selama kira - kira 2,8 juta.

Nah bayangkan jika mobil bensin yang mengkonsumsi 1:8 setelah memakai i-charge konsumsi menjadi 1:10 berapa rupiah yang bisa dihemat lagi.

Tapi untuk anda pemakai mobil diesel jangan khawatir, anda bisa memakai i-charge untuk menghemat solar anda.

Jadi tunggu apa lagi, pakai i-charge bbm hemat tidak membuat kantong bolong

Silahkan Anda pesan sekarang juga, isi data - data Anda , atau Anda dapat menghubungi Aryu 021 323 55 111, HP 0813 182 74 241

atau bbm-hemat di 021 3030 9122

BOLEHKAH PRMIUM DICAMPUR PERTAMAX ? UNTUK MENGHEMAT TIDAK USAH REPOT PAKAI ZEROMAX LEBIH PRAKTIS

Pertanyaan seperti ini pasti sering muncul dibenak pemilik kendaraan pengkonsumsi pertamax atau pertamax plus. Maklum, jika dalam satu tangki penuh dicampur bensin premium,beberapa rupiah bisa dihemat, ketimbang mengisinya murni dengan pertamax atau peramax plus.(jual penghemat bbm hemat bahan bakar bensin solar jakarta)

Rasio 60:50

Cara ini memang bisa menyelamatkan kantong Anda, kalau mesin mobil? Tak perlu khawatir karena bahan dasarnya sama.

Terjadi perbedaan pada bensin itu, hanya pada rantai molekulnya saja, makanya oktan tiap jenisnya berbeda – beda. Lantas pertanyaanya , bagaimana dengan nilai oktan pertamax di campur Premium ? Yang pasti oktanya akan turun..(jual penghemat bbm hemat bahan bakar bensin solar jakarta)

Agar tidak turun terlalu jauh, kombinasikan saja dengan mencampur 50:50. Misal nilai oktan Premium 88 dan Pertamax 92, jika diambil rata – rata (karena campuran 50:50) didapat nilai oktan sekitar 90. Toleransi ini masih bisa diterima oleh mobil premium bensin Pertamax atau Pertamax Plus..(jual penghemat bbm hemat bahan bakar bensin solar jakarta)

Yang menjadi pemasalahannya, bagaimana mencampurnya dengan rasio yang berimbang ?

Oktan yang tinggi akan membuat pembakaran menjadi lebih sempurna,pembakaran sempurna maka pemakaian bahan bakar menjadi lebih hemat. Tapi ada solusi yang lebih cerdas menghemat bbm anda yaitu dengan alat i-charge dari zeromax.

BAGAIMANA I-CHARGE DAPAT MENGHEMAT BBM ????

i-CHARGE yaitu Stabilizer Voltase multi fungsi (VSS) built in sistem Doctor Battery (DBS) dan sistem mengurangi gangguan radiasi Elektronik (IRS). i-CHARGE dibuat khusus untuk menjaga dan menstabilkan kesemua perangkat eletronik serta sistem pengapian dalam mobil anda, menjaga secara optimal performance mesin dan menghemat bahan bakar.

Seharusnya, voltase yang stabil dapat disalurkan secara normal dari battery/aki ke semua perangkat elektroik mobil anda. Namun demikian jika terjadi akselerasi secara tiba-tiba, semisal memacu mobil dengan kecepatan tinggi lalu menghidupkan AC dan perangkat elektronik yang lainnya secara bersamaan. ini akan menimbulkan muatan voltase berlebihan kesemua perangkat elektronik termasuk sistem pengapiannya, pastinya akan effect pada menurunnya performance mobil anda.

Dengan menggunakan iCHARGE, bukan saja dapat menyalurkan tenaga yang tersimpan padanya apabila diperlukan, i-CHARGE juga sentiasa dapat menstabilkan voltase dalam kenderaan apabila terjadi penurunan voltase maupun muatan yg berlebihan pada mesin. Karena hal tsb, dengan penggunaan i-CHARGE dapat memastikan performance mobil tetap OPTIMAL.